Postingan

Warisa

 Warisa, sebuah desa yang kami kunjungi kemarin happy sekali bisa kesana bersama suami hihih aku kesana melihat pemandangan desanya yang masih asri, sejuk, banyak pohon yang berbuah, sungai yang dalam, beberapa tempat tinggal masih menggunakan pemanfaatan biodiversitas tumbuhan (kayu campaka, jati, kelapa) sehingga terlihat estetik, diketahui juga kampung tersebut mempunyai tempat cuci baju yang dijadikan tempat pertemuan berbagai masyarakat, tentunya itu terdengar iconik yah. Warisa juga terdapat mini bank yahh kalau seperti kita yang di gaji pemerintah bisa cek gaji disitu, kita juga bisa berwisata kuliner disana jujurly mie tinutuan enak skali disana, jgn lupa rasa mie loba ba jugaa dijamin pasti putih (perut timbul)  Tidak punya foto bersama tapi kenangan bersama 🥂  Bagi saya jalan2 adalah sarana untuk dapat kembali bekerja dengan ide2 baru, serta mempererat hubungan dengan masyarakat lokal 

Plantae

Ada saat-saat dalam hidup kita ketika dunia terasa begitu bising— pikiran berlari, hati terasa penuh, dan langkah seperti kehilangan arah. Dalam momen seperti itu, bayangkanlah sebuah Tumbuhan dalam hal ini (pohon). Diam. Teguh. Berada pada tempatnya, namun penuh kehidupan.  Pohon tidak pernah terburu-buru untuk menjadi besar. Ia tumbuh perlahan, hari demi hari, hampir tak terlihat. Namun justru dalam perlahan itulah kekuatannya terbentuk. Kita pun sering lupa bahwa pertumbuhan manusia tidak selalu tampak. Ada hari-hari ketika kita merasa tidak bergerak, padahal jiwa kita sedang memperkuat akar— menguatkan pengalaman, kesabaran, dan pengertian yang membuat kita lebih tahan menghadapi badai. Akar pohon menembus bumi, mencari air dan tempat yang kokoh. Begitu pula kita: kita mencari nilai, keyakinan, dan orang-orang yang menjadi tempat berpijak. Kadang kita harus menggali lebih dalam untuk menemukan sumber kekuatan itu. Dan tidak apa-apa bila tidak menemukannya dalam sekejap. Pohon p...

Cetak

Gambar
Jadi disini aku mau bagikan foto² natall ku with my husband  

Life

Gambar
Kemarin dukacita di jaga kami tepatnya di desa suwaan, btw kami berdua juga baru berduka kehilangan Oma dan mama belum sempat satu tahun. Mungkin ini ayat paling tepat dalam yakobus 4:14: "Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap". Ayat ini adalah pengingat agar kita menyadari keterbatasan hidup dan selalu rendah hati dimanapun itu. Apa yang akan kita lakukan setelah berduka? Tentunya, Emosi yang kita rasakan adalah kesedihan. Kesedihan adalah respons alami terhadap kehilangan dan kehilangan adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan. Mau sekuat apapun kita tersenyum, tetap ada waktunya kita sedih dan meratap. Dan setelah itu mencari dukungan sosial agar tidak terlarut dalam kesedihan tentunya mengenang dengan cara yang sehat ✊

Kolom 📖

Gambar
Ibadah kolom adalah sebuah praktik dalam beberapa gereja Protestan, terutama di Indonesia, di mana jemaat dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan wilayah tempat tinggal atau karakteristik lainnya untuk beribadah, bersekutu, dan saling mendukung. Berikut penjelasan lengkapnya:   - Definisi: - Ibadah kolom adalah bentuk ibadah kelompok kecil yang diadakan secara rutin di rumah-rumah anggota jemaat atau lokasi lain yang mudah diakses. - Dalam konteks gereja, kolom merujuk pada kelompok jemaat yang terorganisir dalam suatu wilayah atau kategori tertentu. - Ibadah ini menekankan pada persekutuan yang erat, saling berbagi, dan pertumbuhan rohani dalam skala yang lebih intim daripada ibadah gereja yang besar. - Tujuan Utama: - Mempererat tali persaudaraan: Menciptakan hubungan yang lebih dekat antar anggota jemaat. - Pertumbuhan rohani: Memfasilitasi diskusi Alkitab, doa bersama, dan saling membangun iman. - Pelayanan: Mengidentifikasi kebutuhan dan memberikan dukungan praktis...